Sabtu pagi tadi, benar-benar sabtu yang seru. Para badmintoners banyak yang hadir memenuhi lapangan, sampai hampir saja harus membuka 3 lapangan untuk menampung antusiasme tersebut.

Hal ini tak lepas dari apresiasi kami kepada Pak Kova, yang hendak 'ditransfer' menjadi pemain badminton KPP Badora 2. Sehingga kami tidak akan melepaskan Pak Kova dengan kenangan yang hambar. Padahal kami juga sudah mengundang Pak Nana dan Pak Hanardy untuk ikut bergabung, tapi mungkin ada hal mendesak lainnya yang lebih utama, sehingga beliau berdua tidak bisa menikmati Sabtu seru tadi.
Bahkan, Pak Aspril (Asprilantomiardiwidodo...'semoga saya bener nulisnya'?) Kepala KPP Pratama Batam, ikut berlaga meramaikan suasana Sabtu pagi tadi. Suasana jadi makin seru.

Laga yang bertema 'Tribute For Pak Kova' itu diramaikan oleh : Pak Asqolani, Mas Budi Setiawan, Bramantyo PT, Nuradi, Didik Prast, Robeka AW, Lezy PT, Agung, Andri, Budi CP (trio pendatang baru), total 10 pemain berlaga dari KPP Madya Batam.
Sedangkan dari KPP Pratama Batam datang Pak Aspril, Mas Zaenal, Julharmen A, Huda, Robert dan satu lagi pemain yang tidak sempat ku tulis namanya, total 6 pemain.
So, bayangkan meriah dan serunya 16 pemain berlaga dalam suasana yang penuh kehangatan dan gelora pertandingan. Anda berminat juga menikmati suasana-suasana seru tiap Sabtu pagi?
Datang dan bergabunglah bersama kami....
Inilah moment-moment yang sempat diabadikan oleh kamera :

Pasangan duo pendatang baru, Budi CP dan Andri.

Robeka AW, Lezi PT, Pak Asqolani dan Bramantyo PT, 4 orang ini pada awalnya adalah para model iklan produk panci merk 'Seng Kaleng', untung mereka diselamatkan nasib menjadi pemain badminton. Walaupun sudah berhenti profesi menjadi model, tapi untuk gaya mereka tetap.... mirip produk iklannya dulu.

selain membahas masalah politik, ekonomi, sosial, IPK, TC 13, Gaji 13 dan sebagainya...para bapak-bapak ini juga membahas gossip Dewi Persik, Sarah Ashari, harga cabe keriting, harga bawang, dan sebagainya dan sebagainya.
Biasanya mereka bergossip selepas bermain badminton...

Bukan cuma partai politik yang bisa berkoalisi, kami pun bisa. Mas Zaenal dari KPP Pratama Batam, berkoalisi dengan Agung dari MTO Batam.
Hal ini tak lepas dari apresiasi kami kepada Pak Kova, yang hendak 'ditransfer' menjadi pemain badminton KPP Badora 2. Sehingga kami tidak akan melepaskan Pak Kova dengan kenangan yang hambar. Padahal kami juga sudah mengundang Pak Nana dan Pak Hanardy untuk ikut bergabung, tapi mungkin ada hal mendesak lainnya yang lebih utama, sehingga beliau berdua tidak bisa menikmati Sabtu seru tadi.
Bahkan, Pak Aspril (Asprilantomiardiwidodo...'semoga saya bener nulisnya'?) Kepala KPP Pratama Batam, ikut berlaga meramaikan suasana Sabtu pagi tadi. Suasana jadi makin seru.
Laga yang bertema 'Tribute For Pak Kova' itu diramaikan oleh : Pak Asqolani, Mas Budi Setiawan, Bramantyo PT, Nuradi, Didik Prast, Robeka AW, Lezy PT, Agung, Andri, Budi CP (trio pendatang baru), total 10 pemain berlaga dari KPP Madya Batam.
Sedangkan dari KPP Pratama Batam datang Pak Aspril, Mas Zaenal, Julharmen A, Huda, Robert dan satu lagi pemain yang tidak sempat ku tulis namanya, total 6 pemain.
So, bayangkan meriah dan serunya 16 pemain berlaga dalam suasana yang penuh kehangatan dan gelora pertandingan. Anda berminat juga menikmati suasana-suasana seru tiap Sabtu pagi?
Datang dan bergabunglah bersama kami....
Inilah moment-moment yang sempat diabadikan oleh kamera :
Pasangan duo pendatang baru, Budi CP dan Andri.
Robeka AW, Lezi PT, Pak Asqolani dan Bramantyo PT, 4 orang ini pada awalnya adalah para model iklan produk panci merk 'Seng Kaleng', untung mereka diselamatkan nasib menjadi pemain badminton. Walaupun sudah berhenti profesi menjadi model, tapi untuk gaya mereka tetap.... mirip produk iklannya dulu.
selain membahas masalah politik, ekonomi, sosial, IPK, TC 13, Gaji 13 dan sebagainya...para bapak-bapak ini juga membahas gossip Dewi Persik, Sarah Ashari, harga cabe keriting, harga bawang, dan sebagainya dan sebagainya.
Biasanya mereka bergossip selepas bermain badminton...
Bukan cuma partai politik yang bisa berkoalisi, kami pun bisa. Mas Zaenal dari KPP Pratama Batam, berkoalisi dengan Agung dari MTO Batam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar