Rabu, 10 November 2010

Saving Privat Zeppi

BASED ON TRUE STORY....


Resimen 3 : Matahari


mars perangnya :
sorry,sorry..sorry, JACK! ..kami memang tukang OJEK....! hehehe

Kami spesialis pemburu,
pemburu hantu blau dan pemburu ....mahluk cantik, hehehe
hobby kami : keluar masuk hutan, bagian dari rutinitas ritual kami...qeqeqe

Selasa, 09 November 2010

Komandan Lapangan


Kata KOMANDAN :
Prajurit! kita akan bertempur habis-habisan, merebut benteng musuh di puncak bukit...! siapkan fisik, mental dan amunisi sebanyak-banyaknya...! kita rebut sampai titik darah penghabisan...!
Kata PRAJURIT :
Kami lapaaaaar, Ndan! makan nasi bungkus dulu yuuk...??

Kata KOMANDAN :
Yuuuk Mariiii.....! [ sambil berlari menjinjing sepatu hak tingginya...hehehe ]

Grand Master


para pesaing 'The Master' Pak Tarno.... "ayo dibantu..prok..prok..prok..!!"

Profile Para Serdadu


Saipul Umri : spesialis pendaratan dan perebutan [ mendarat dan merebut kasur...qeqeqe ]

Arif Budi Yuono : Spesialis pendobrak dan penghancur [pot-pot bunga...hehehe ]

Ronald : Spesialis Buru Sergap [ memburu dan menyergap 'jande mude'...qeqeqe ]

Wanita Wanita Tangguh


... bertempur di antara deru, debu dan asap dapur...

Senin, 08 November 2010

We Are One



even those who are gone
are with us as we go on
your journey has only begun

tears of pain, tears of joy
one thing nothing can destroy
is our pride, deep inside
we are one

we are one, you and i
we are like the earth and sky
one family under the sun

Serdadu MTO


siap melakukan pendaratan, merebut benteng musuh...

Resimen 1 Kuda Laut


Nama Resimen : Kuda Laut

Komandan : Diryanto, Prajurit tempur : Haryono, Nico, Tono, Harbi, Lukman, Ronald, Arif, Juan, Harum, Nuradi, Cahyadi.

Spesialis : Pemburu dan Penghancur
Lebih spesialis lagi : Pemburu makanan ketika lapar dan penghancur nasi tumpeng...


Ketika cemara berhenti menyanyi
senandungnya masih kudengar
pelan sekali mencekam kalbu, merasuk ke dada
di atas bukit yang gulita

Mama,
komandanku sering berucap
Prajurit muda, kau muda dalam usia, namun dewasalah

Mama
Pos ini harus dijaga, Pos ini di atas bukit mama
Sepi sekali
Sesepi kampung kita dulu
Ketika mama cerita tentang bulan, bintang
Dan cita-cita Kemerdekaan, kedamaian, kebahagiaan

Ketika cita-cta itu samar di hadapanku
masih ingin kudengar ceritamu mama
Cerita tentang cita-cita reformasi

Nanti
nanti mama bila nyawa masih di raga
Pos ini harus dijaga mama
Pos depan tempur
Yang katanya bukan medan tempur

[ Sio Mama di Pos Depan Tempur : Putu Sastra Wingarta ]

Bunga Di Tengah Ilalang



sore menjingga,
mentari semringah
tersenyum malu, di antara awan yang bergantung rendah

Ruang-ruang penuh canda,
semanis nada semesta, tertawa
menyapa bunga-bunga ilalang yang gemetar
di belai manja senandung angin



Tak banyak waktu kita,
sayang hanya sekejap itu
Kenangan yang lalu, kita harus tinggal di belakang
menjadi masa lalu

Terimakasih, bumiku yang asri dan lengang
Terimakasih, matahari yang masih setia
memancarkan cahaya HIDUP

Terimakasih, Kawan
Terimakasih pada semua yang menyatukan
kita dalam jejaring kesemestaan

[ Puisi Padang Ilalang : Anice Bhadmurtiraka ]