Senin, 08 November 2010

Bunga Di Tengah Ilalang



sore menjingga,
mentari semringah
tersenyum malu, di antara awan yang bergantung rendah

Ruang-ruang penuh canda,
semanis nada semesta, tertawa
menyapa bunga-bunga ilalang yang gemetar
di belai manja senandung angin



Tak banyak waktu kita,
sayang hanya sekejap itu
Kenangan yang lalu, kita harus tinggal di belakang
menjadi masa lalu

Terimakasih, bumiku yang asri dan lengang
Terimakasih, matahari yang masih setia
memancarkan cahaya HIDUP

Terimakasih, Kawan
Terimakasih pada semua yang menyatukan
kita dalam jejaring kesemestaan

[ Puisi Padang Ilalang : Anice Bhadmurtiraka ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar